PgriBeltim.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Di tengah perkembangan pesat teknologi digital yang semakin mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, dunia pendidikan juga tidak ketinggalan untuk beradaptasi dan mengoptimalkan inovasi digital demi meningkatkan kualitas belajar mengajar.
Salah satu contoh keberhasilan tersebut datang dari Jawa Barat, yang pada malam penganugerahan di Jakarta, menerima Anugerah Pengimbasan dan Pemanfaatan Rumah Pendidikan Terbaik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikbudristek).
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, yang dengan bangga menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran pendidikan di Jawa Barat dalam memanfaatkan platform Rumah Pendidikan sebagai sarana mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif.
Anugerah ini diserahkan langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendikbudristek, Faisal Syahrul, dalam sebuah acara yang berlangsung dengan meriah dan penuh semangat di Jakarta.
Penghargaan ini mengukuhkan posisi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang memanfaatkan teknologi secara optimal dalam dunia pendidikan, beriringan dengan visi besar Kemendikbudristek dalam menciptakan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui platform digital.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dengan Rumah Pendidikan
Sebagai salah satu inisiatif utama dalam memajukan pendidikan digital, Rumah Pendidikan menjadi platform yang dirancang untuk memperkuat pembelajaran berbasis teknologi, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di daerah-daerah yang lebih terpencil.
Platform ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kompetensi bagi guru dan peserta didik, sehingga mereka dapat belajar lebih efektif, bahkan di luar kelas formal.
Purwanto, dalam sambutannya setelah menerima penghargaan, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh insan pendidikan Jawa Barat.
Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya merupakan prestasi bagi dirinya atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tetapi juga hasil dari kolaborasi dan dedikasi para guru, kepala sekolah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya memperkenalkan dan mengoptimalkan Rumah Pendidikan.
“Ini adalah bukti komitmen insan pendidikan Jawa Barat yang terus berinovasi dan berkolaborasi untuk kemajuan pelayanan pendidikan.
Rumah Pendidikan adalah wadah yang telah membantu guru dan siswa mengakses berbagai materi pembelajaran, baik yang berbasis teks, video, maupun interaktif, yang sangat berguna dalam mendukung proses pembelajaran mereka,” ujar Purwanto dengan penuh keyakinan.
Transformasi Digital yang Menginspirasi
Keberhasilan Jawa Barat dalam memanfaatkan Rumah Pendidikan ini bukan hanya sebuah pencapaian administratif semata, tetapi lebih dari itu, ini adalah sebuah transformasi digital yang menginspirasi.
Dengan memanfaatkan teknologi, sistem pendidikan di Jawa Barat telah beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Penggunaan platform ini bukan hanya membantu para peserta didik dalam memperoleh materi pembelajaran yang lebih mudah diakses, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan berbasis teknologi dan kompetensi masa depan.
Tak hanya itu, penghargaan ini juga mempertegas bahwa pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional.
Provinsi Jawa Barat, dengan inovasi dan keterlibatan aktif dalam teknologi pendidikan, menjadi contoh nyata bagaimana daerah dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di Indonesia.
Pencapaian Lain: Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung Juara Hackathon
Selain penghargaan kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat, prestasi lain yang patut diapresiasi adalah keberhasilan Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung, yang berhasil meraih juara dalam ajang Hackathon Rumah Pendidikan 2025 untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA).
Hackathon ini merupakan sebuah kompetisi yang menantang para pelajar untuk menggunakan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dalam menciptakan solusi bagi tantangan pendidikan di Indonesia.
Keberhasilan Tim Sangkuriang membuktikan bahwa generasi muda di Jawa Barat tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.
Tonny Hidayat, perwakilan dari SMAN 6 Bandung, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas dukungan yang diterima dari berbagai pihak, termasuk guru dan pembimbing mereka.
“AI sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pembelajaran,” ujar Tonny, dengan percaya diri.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Jawa Barat tidak hanya berhasil dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui platform digital, tetapi juga menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan pengembangan kemampuan peserta didik dalam menghadapi tantangan global.
Peningkatan Ekosistem Data Pendidikan
Pada kesempatan yang sama, Kemendikbudristek juga memperkuat sinergi antara pusat dan daerah melalui Rapat Koordinasi Data dan Teknologi Informasi Pendidikan yang digelar selama empat hari, dimulai pada tanggal 15 Desember 2025 lalu.
Suharti, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, menegaskan bahwa penguatan ekosistem data pendidikan menjadi kunci utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kebijakan pendidikan nasional.
Suharti menyatakan bahwa untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas, diperlukan sistem yang mendukung pengumpulan dan pengolahan data secara tepat, agar kebijakan pendidikan yang diambil dapat berbasis pada informasi yang valid dan akurat.
Dalam konteks ini, Rumah Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem data yang dapat menghubungkan berbagai elemen pendidikan, mulai dari pengumpulan data hasil belajar hingga pemetaan kebutuhan pembelajaran bagi masing-masing peserta didik.
Masa Depan Pendidikan di Jawa Barat: Terus Berinovasi
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa masa depan pendidikan ada pada pemanfaatan teknologi yang dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih relevan dan adaptif.
Namun, tantangan tidak berakhir di sini. Untuk terus mempertahankan pencapaian ini, diperlukan inovasi yang berkelanjutan, serta pemantauan dan evaluasi untuk memastikan bahwa teknologi yang digunakan benar-benar memberikan manfaat yang maksimal.
Purwanto menyampaikan harapan bahwa Jawa Barat akan terus menjadi pionir dalam mengembangkan sistem pendidikan yang berbasis teknologi.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus berinovasi, berkolaborasi, dan memastikan bahwa teknologi pendidikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi semua siswa di Jawa Barat,” tuturnya penuh optimisme.
Dengan demikian, penghargaan yang diterima oleh Jawa Barat ini bukan hanya sebuah simbol prestasi, tetapi juga langkah nyata dalam menghadirkan transformasi digital pendidikan yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.
Sebagai daerah yang terus berkomitmen untuk berinovasi dan berkolaborasi, Jawa Barat akan selalu menjadi contoh dalam memajukan dunia pendidikan yang adaptif dan berbasis teknologi. | PgriBeltim.Com | */Redaksi | *** |

oke